Kamis, 14 Oktober 2010

Bangka Belitung

Banyak orang yang tak mengenal Kepulauan Bangka Belitung, ada yang berkata "seperti apa sih Bangka Belitung??? apa sih yang terdapat di Bangka Belitung itu sendiri???"
Sebenarnya sudah dapat dikenal secara umumnya Bangka Belitung itu seperti apa, gambaran Bangka Belitung dapat dilihat dari Film " Laskar Pelangi" dan "Sang Pemimpi" serta dari film lain-lainnya yang berkaitan dengan Bangka Belitung.
Untuk secara luasnya Bangka Belitung merupakan salah satu Provinsi kepulauan yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang menakjubkan. 
Kekayaan tersebut merupakan anugrah yang terindah dan yang pernah ada, seperti Wisata Bahari, Wisata Alam, Wisata Budaya, Wisata Sejarah, Wisata Religius, Wisata Agro dan Wisata Kuliner.
Beberapa objek wisata ini merupakan "VISIT BANGKA BELITUNG ARCHIPELAGO 2010 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG".

   Untuk Halaman ini akan menjelaskan tentang "Wisata Bahari"

Wisata Bahari merupakan objek wisata yg paling menarik yang ada di Bangka Belitung, yaitu "Pantai".
Untuk setiap Kabupaten memiliki ciri khas masing-masing yang menonjol untuk Kategori Pantai.
Untuk Kab. Bangka seperti Pantai Tanjung Pesona, Pantai Parai Tenggiri, Pantai Matras dan Pantai Tikus.
Untuk Kota Pangkalpinang seperti Pantai Pasir Padi dan Pantai Tanjung Bunga.
Untuk Kab. Belitung seperti Pantai Tanjung Pendam, Pantai Tanjung Tinggi, Pantai Kelayang, Pantai Tanjung Binga, Pantai Bukit Berahu, Pulau Lengkuas, Terumbu Karang, Pantai Mabai dan Pantai Tanjung Kira.
Untuk Kab. Bangka Barat seperti Pantai Tanjung Kalian, Pantai Tanjung Ular, Pantai Pasir Kuning, Pantai Jebus Laut, Pantai Mentiba, Pantai Bembang, Pantai Kedacak dan Pantai Air Mas.
Untuk Kab. Bangka Selatan terdapat Terumbu Karang Lepar Pongok, Pantai Tanjung Krasak, Pantai Batu Kodok, Pantai Batu Petumpang dan lain-lain.
Untuk Kab. Bangka Tengah terdapat Pantai Batu Belubang dan lain-lain
Untuk Kab. Belitung Timur terdapat Pantai Pulau Punai, Pantai Batu Lalang, Pantai Sengaran dan lain-lain.

Untuk melihat foto-foto pantai yang disebutkan ini dapat dilihat disitus http://www.visitbangkabelitung.com/jenis_objek_wisata/Wisata%20Bahari.

2 komentar:

  1. Bangka selatan terkenal dengan wilayah perairan yang teritung sangat luas ,bermacam macam budidaya laut banyak dikembangkan seperti budidaya rumput laut, yang keuntungannya sangat menjajikan ,namun tidak semua perairan dibabel rumput laut dapat dibudidayakan hanya tempat- tempat tertentu yang mempunyai gelombang ombak yang rendah saja.
    Rumput Laut banyak digunakan sebagai bahan makanan sampai bahan campuran untuk produk kecantikan .

    Berikut adalah langkah-langkah penting dalam pembudidayaan gracilaria:


    1. Mempersiapkan tambak laut
    Tambak laut yang akan dipilih hendaknya yang dasarnya berupa tanah liat, tidak terlalu mengandung pasir atau lumut karena hal ini akan menghambat pertumbuhan gracilaria. Lokasi tambak sebaiknya berjarak 1 km dari pantai agar salinitas airnya cocok untuk pertumbuhan gracilaria. Tambak itu dilengkapi dengan pematang dengan pintu pemasukan air dan pengeluaran air.
    Terlebih dahulu tambak dikeringkan lalu ditaburi kapur pertanian agar pH-nya menjadi 6,5-8. Tujuh hari sesudah pengapuran, tambak digenangi air setinggi 70 cm lalu dibiarkan selama 3 hari.

    2. Pembibitan
    Tambak yang sudah tergenang air selama 3 hari sudah siap ditanami rumput laut. Untuk 1 hektar lahan diperlukan 1 ton bibit rumput laut. Bibit rumput laut ditebar begitu saja di permukaan air tambak hingga merata. Kalau dasarnya cukup keras, bibit harus ditancapkan pada dasar tambak seperti halnya menanam padi.
    Lima belas hari sesudah penebaran bibit, diadakan pengontrolan. Biasanya ada rumput laut yang mengumpul di satu bagian permukaan tambak karena tertiup angin, sementara permukaan lain kosong. Oleh karena itu harus dilakukan pemerataan kembali. Hal semacam ini dilakukan rutin sampai rumput laut siap dipanen.
    Sebulan setelah penebaran dilakukan pemberian zat pengatur tumbuh sebanyak 500 cc per hektar. Pemberian zat pengatur tumbuh ini diulangi lagi sebulan kemudian.
    Gangguan yang sering timbul adalah adanya lumut yang menutup permukaan tambak. Lumut bisa menghambat pertumbuhan rumput laut karena menghalangi sinar matahari. Untuk mengendalikan lumut, dilepas ikan bandeng kecil sebanyak 1.500-2.000 ekor per hektar. Sesudah lumut habis, bandeng harus dijaring supaya tidak ganti melahap rumput laut.

    3. Panen
    Panen pertama sudah bisa dilakukan pada umur 2-2,5 bulan sesudah penanaman. Panen dilakukan dengan meraup rumput laut dengan tangan lalu dikumpulkan di atas perahu. Rumput laut itu dicuci sampai bersih. Beberapa pelanggan ada juga yang meminta agar pencucian ini dilakukan dengan air tawar, tapi ada juga yang menghendaki dengan air tambak. Oleh karena itu sebaiknya ditanyakan dulu kepada pelanggan apakah harus dicuci dengan air tawar atau cukup dengan air tambak. Sesudah dicuci, rumput laut dijemur selama kurang lebih 3 hari untuk mendapatkan rumput laut kering berkadar air 18%.

    pagi indonesia

    BalasHapus
  2. bisnis rumput laut di sadai bangka selatan

    Analisa Laba Rugi

    Biaya investasi merupakan modal kerja permanen atau biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan barang investasi

    Biaya Investasi Budidaya Rumput Laut
    No Jenis Peralatan Banyak Harga Satuan
    (Rp) Jumlah
    (Rp) Umur Ekonomis (Tahun) Penyusutan
    (Rp)
    1. Tali polietilien 12 mm 2 rol 500.000 1.000.000 2 500.000
    2. Tali polietilien 8 mm 4 rol 250.000 1.000.000 2 500.000
    3. Tali polietilien 4 mm 10 rol 35.000 350.000 2 175.000
    4. Pelampung utama (bola hitam) 26 buah 50.000 1.300.000 4 325.000
    5. Pelampung botol aqua 1750 buah 200 350.000 2 175.000
    6 Jangkar (tiang tancap) 8 buah 50.000 450.000 2 200.000
    7. Sampan 1 unit 500.000 500.000 4 125.000
    8. Katinting 1 unit 2.000.000 2.000.000 5 400.000
    9. Mesin 1 unit 3.000.000 3.000.000 4 750.000
    10. Tarpal 1 rol 120.000 120.000 2 60.000
    11. Waring 20 meter 10.000 200.000 2 100.000
    12. Tempat jemuran 1 blok 125.000 125.000 4 31.250
    Total 10.345.000 3.466.250


    a. Biaya Tetap
    Komponen Biaya Dan Total Biaya Pembudidayaan Rumput Laut
    No Biaya Tetap Jumlah (Rp)
    1. Biaya Penyusutan 3.466.250
    2. Biaya Perawatan 1.500.000
    Total 4.966.000

    b. Biaya variabel

    Rincian Biaya Variabel Pembudidayaan Rumput Laut
    No. Biaya Variabel Jumlah (Rp)
    1. Bibit 3.750.000
    2. Karung 210.000
    3. Tali raffia 15.000
    4. BBM 1.170.000
    5. Upah Tenaga Kerja 2.400.00
    Total 7.545.000



    Produksi dan Pendapatan
    Produksi :
    Lama pemeliharaan 1,5 – 2 bulan
    Berat panen basah 32.400 kg
    Berat kering 4.050 kg ( basah : kering = 8: 1 )
    Harga jual = Rp 6.000,-/ kg x 4.050 kg = Rp 24.300.000
    Pendapatan :
    Penerimaan ( Rp 6.000,-/ kg x 4.050 kg ) = Rp 24.300.000


    Total Produksi
    = Rp 12.511.000
    16.200
    = Rp 772,3
    Dari perhitungan di atas menunjukkan bahwa pembudidaya akan memperoleh titik impas pada saat harga jual rumput laut sebesar Rp. 772,3/Kg.

    usaha rumput laut. Semakin kecil nilai rasio ini, semakin besar kemungkinan perusahaan menderita kerugian
    B/C = Hasil Penjualan
    Modal Produksi
    = Hasil Penjualan
    Total biaya investasi + total biaya operasional
    = Rp 24.300.000
    Rp 4.966.000 + Rp 7.545.000
    = Rp 24.300.000
    Rp 12.511.000
    = 1,94
    Nilai tersebut berarti dengan modal Rp. 12.511.000 diperoleh hasil penjualan sebesar 1,94 kali jumlah modal.
    Pagi Indonesia.., semoga berguna bagi masyarakat usaha.. salam sujasmir hamid

    BalasHapus